Lari Jarak Pendek Menggunakan Start dan Peraturanya

lari jarak pendek menggunakan start.  Materi seperti ini adalah materi wajib untuk calon atlit di bidang lari.  merupakan salah satu jenis cabang lomba lari yang kerap dijadikan ajang perlombaan. Lari ini juga dikenal dengan istilah sprint. Untuk menjadi seseorang yang ahli di bidang olahraga ini, maka ada banyak hal yang harus dipelajari.

Selain dibutuhkan oleh para atlit, pengetahuan itu akan sangat dibutuhkan oleh seseorang yang terjun di bidang olah raga. Misalnya kuliah di jurusan olah raga dan sebagainya. Dan pada kesempatan kali ini akan diulas tentang bagaimana lari jarak pendek yang dalam praktiknya memakai start.

Lari Jarak Pendek Menggunakan Start

Lari Jarak Pendek Menggunakan Start dan Definisi

Definisi Lari Jarak Pendek

Sebelum mengulas lebih jauh , hal yang sangat penting untuk diketahui adalah pengertian itu sendiri. Lari jarak pendek adalah satu dari beberapa cabang pertanding lari yang menuntut para pelari untuk melakukan aktifitas lari memakai kecepatan yang penuh.

Kecepatan penuh tersebut harus tetap ada di jalur lintasan masing-masing pemain. Dengan demikian, diharapkan nantinya masing-masing pelari akan sampai kepada garis finish sesuai dengan jarak yang  dilombakan. Adapun jarak lomba tersebut adalah antara 100 meter sampai 400 meter saja.

Nomor untuk Lari Jarak Pendek

Di dalam lari jarak pendek sendiri terdapat tiga jenis jarak yang harus dilalui oleh para pelari. Pertama adalah nomor 100 meter, nomor 200 meter dan nomor 400 meter. Terdapat perbedaan pada ketiga nomor tersebut. Misalnya dari segi managemen energi dan teknik yang dimiliki oleh para atlit.

Umumnya, untuk lomba lari jarak pendek pada jarak 100 meter akan menggunakan tenaga yang maksimal untuk lari dengan cepat. Dengan begitu, ia akan sampai pada garis finish dengan lebih cepat. Sedangkan untuk yang jaraknya di atas itu, maka biasanya akan mengatur teknik berlarinya. Seperti memaksimalkan tenaga dan kecepatan pada 50 an meter sebelum garis finish.

Jenis Start untuk Lari Jarak Pendek Menggunakan Start

Di dalam olah raga lari, ada tiga jenis start yang harus dilalui. Yaitu start jongkok, kemudian start berdiri dan start melayang. Yang dimaksud dengan start jongkok merupakan teknik pada saat start yang memaksimalkan tenaga untuk bisa bergegas cepat sehingga bisa lebih mudah sampai pada garis finish.

Sedangkan untuk start berdiri lebih kepada mengambil posisi start awal untuk lari jarak jauh. Posisi untuk start ini terbilang lebih santai dan tidak menguras tenaga di awal-awal. Berbeda lagi dengan start melayang yang dikhususkan untuk para pelari estafet yang kedua dan seterusnya.

Start melayang dinamakan demikian karena para atlit bisa berlari terlebih dahulu menyusul tongkat estafet. Teknis semacam ini boleh-boleh saja asalkan ia belum melalui garis start yang menjadi bagian dia. Adapun jenis start yang dipakai untuk lari jarak pendek menggunakan start adalah start jongkok.

Start jongkok di dalam jenis lari jarak pendek sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Pertama adalah start pendek, start medium dan start panjang.

  1. Start Pendek

Garis start untuk bagian depanyang memiliki block start ukurannya adalah 16 inchi. Ketika atlit sedang jongkok, maka kaki belakang diletakkan di depan kaki depan. Sehingga saat berdiri posisi untuk kaki belakang ada di samping bagian tumit untuk kaki depan. Sekalipun mampu menghasilkan kecepatan yang terbilang tinggi, namun ini adalah posisi yang sulit dipraktikkan.

  1. Start Medium

Pada start jenis ini, garis start bagian depan dengan block startnya memiliki ukuran 21 inchi. Pada start ini, lutut kaki bagian belakang letaknya sejajar dengan bagian tengah telapak kaki bagian depannya. Untuk teknik satu ini yang banyak mempraktikkannya adalah para pemula karena memiliki tingkat cedera yang relatif kecil dan tidak begitu rumit dipraktikkan.

  1. Start Panjang

Untuk start panjang, garis start untuk bagian depan dengan block start memiliki ukuran 21 inchi. Sedangkan jarak antar blocknya adalah 26 inchi. Caranya adalah dengan meletakkan lutut kaki belakang sehingga menjadi sejajar dengan bagian kaki depan. Jenis start ini sangat cocok untuk pelari yang kebetulan ukuran kakinya panjang.

Teknik dalam Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek memang memiliki jarak yang relatif pendek dengan waktu yang terbilang singkat. Namun bukan berarti jenis lari ini tidak memerlukan teknik tersendiri. Beberapa teknik  dibutuhkan agar tenaga atlit tidak cepat habis, nafas sang atlit tidak putus dan memiliki kecepatan yang maksimal.

Setidaknya ada tiga teknik dalam lari jarak pendek. Pertama adalah teknik start, sikap tubuh ketika berlari dan teknik untuk mencapai garis finish. Untuk teknik start yang digunakan adalah start jongkok yang terkesan lebih efektif untuk meningkatkan kecepatan. Dalam teknik ini, pastikan bagian kedua tangan bertumpu pada belakang garis start.

Ketika ada aba-aba siap dari komando, angkatlah pantat setinggi bahu dengan disertai pandangan yang lurus ke bagian depan. Kemudian lakukan konsentasi secara penuh sembari mengatur nafas. Setelah itu, pelari harus mematuhi aba-aba yang berikutnya.

Selanjutnya untuk sikap tubuh lari jarak pendek adalah dengan menolakkan kaki penumpu bagian depan dengan kuat saat ada aba-aba grak. Ketika badan mulai condong ke bagian depan, maka tegakkanlah secara perlahan. Namun, usahakan jangan terlalu tegak dan jangan pula terlalu membungkuk. Hal ini akan menghambat kecepatan berlari Anda.

Adapun untuk teknik mencapai finish adalah mencondongkan dada ke bagian depan saat hendak sampai ke garis finish. Jangan menoleh kemana-mana dan teruslah brlari dengan kecepatan yang penuh. Pelari harus fokus kepada garis finish. Sehingga tidak perlu memikirkan aksi dan sebagainya di garis finish.

Aba Aba untuk Lari Jarak Pendek

Ada tiga jenis aba-aba . Pertama adalah aba aba bersedia dimana para pelari menggunakan posisi jongkok dengan kepala menunduk. Kakinya diletakkan di posisi yang sudah disediakan di balik tumpuan.

Selanjutnya adalah aba-aba siap dengan pantat diangkat setinggi pundak. Pada aba-aba ini, pandangan atlit masih mengarah ke bawah dan rileks dengan tangan serta siku lurus. Terkahir adalah aba-aba yak dimana pemain sudah mulai berlari. Pada aba-aba ini pemain menolakkan kaki depan mereka denjgan kuat. Disertai dengan pandangan yang lurus dan fokus berlari dengan kencang untuk mencapai finish.

Lari jarak pendek menggunakan start menjadi salah satu cabang olah raga lari yang banyak dilombakan. Untuk bisa memenangkan olah raga lari ini, atlit harus mematuhi aturan dan teknik yang telah diulas di atas. Dan yang terpenting untuk lomba satu ini adalah memiliki fokus dan konsentrasi lebih. Selain itu, juga memiliki fisik yang memadai.