Lari Jarak Pendek (Penjelasan Teknik Dan Aturan Perlombaan)

Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek merupakan jenis cabang olahraga lari yang termasuk pada pertandingan dunia di olyimpiade. Cara bertandingnya yaitu atlet lari sekencang kencangnya sepanjang garis lintasan yang dibuat, mulai dari start hingga menuju garis finish. Menentukan pemenangnya sangat mudah sekali yaitu dilihat dari siapa yang paling cepat dalam hitungan waktu. Jadi lari sprint ini meskipun garis lintasnya hanya sepanjang 100 m - 200 m saja tetapi atlet harus menggunakan tenaga, kekuatan secara maksimal dari awal start. Karena pemenangnya ialah siapa yang tercepat sampai garis finish.

Sebelum dibahas lebih lanjut lagi kita harus mengetahui beberapa pengertian lari jarak pendek menurut para ahli dan sumber terpercaya :

  • Atlet lari sekencang kencangnya secara maskimal menggunakan seluruh tenaga serta sumber daya dalam tubuh untuk menunjang kecepatan maksimal dari start hingga finis (Muhtar 2011:12).
  • Semua nomor lari atlet harus lari dengan kecepatan penuh dan berlomba siap yang paling dulu mencapai garis finish (Adisamita 1992:25)
  • Menempuh jarak garis lintasan dengan berlari secapat mungkin hingga garis finish (syarifudin & Muhadi).
  • Pertandingan lari yang di lakukan semua peserta atau atlet dengan lari sekencang kencangnya dengan jarak 100 m, 200 m dan 400 m

Dasar Permainan, Teknik & Aturan Olahraga Lari Jarak Pendek

Pada Kesempatan kali ini harianriez akan membahas tuntas beberapa informasi penting mengenai olahraga yang satu ini. Mudah mudahan nantinya kalian bias ambil informasi tersebut untuk pengetahuan, wawasan serta ilmu. Berikut ini beberapa penjelasan terkait dengan olahraga lari ini :

1. Permainan Dasar Lari Jarak Pendek

Beberapa hal yang perlu diketahu oleh seorang atlet sebagai permulaan kariernya, harus mengetahui apa yang menjadi dasar olahraga lari ini. Memang sangat penting untuk diketahui atlet atau kita yang sedang mempelajari kemudian menganalisanya.  Berikut ini hal paling mendasar yang wajib diketahui :

  • Saat melakukan lari tubuh harus sedikit mengarah atau condong kedepan dengan tangan yang di ayunkan 90 derajat seirama dengan badan & kaki dalam track. Jarak lintasan pendek trik ini di perlukan.
  • Organ tubuh dari paha , lutut, kaki harus dimaksimalkan perananya, tetapi untuk tubuh lain seperti lengan harus dalam keadaan santai/rileks.
  • Posisi pinggang harus tegak sejajar dengan arah kaki agar kesetabilan saat berlari bisa terjaga.
  • Teknik ini harus benar benar dilakukan pada saat menyentuh garis finish, jadi tubuh bagian atas harus benar benar condong kedepan sehingga menggapai lebih dulu tali finisnya dari pada kaki.

2. Teknik Start

Dari sinilah awal yang harus dipahami betul oleh seorang pelari untuk jarak pendek, jika pada saat start tekniknya bagus maka akan berpengaruh pada pertandingan. Start salah tidak sempurna akan menyebabkan kekalahan meskipun atlet tersebut padahal mempunyai kecepatan lebih. Ingat sepersekian detik, seconds ketinggalan di awal start itu sangat berpengaruh sekali. Perlu keahlian khusus serta latihan rutin agar mendapatkan posisi start yang baik di awal. Ada beberapa teknik lari jarak pendek pada start sebagai berikut :

  • Aba aba bersedia

Gerakan aba aba

Pada saat aba aba bersedia di sebutkan posisi atlet harus berubah. Posisi kaki depan bagian kanan harus menyentuh blok depan belakang, sedangkan lutut posisinya agak terpisah namun tetap menyentuh blok serta sejajar dengan bahu. kemudian kepala bagian dalam harus sejajar dengan punggung. Telapak tangan di kedua sisi sejajar dengan lutuh membentuk v.

  • Aba Aba Siap

Gerakan Lari Aba-aba Siap

Sesudah ada petunjuk siap, letak badan seseorang pelari yakni lutut ditekan ke belakang, lutut kaki depan ada dalam letak membentuk segi siku-siku 90 derajat, sebaliknya kaki belakang pelari membentuk 120-140 derajat. Letak pinggang sedikit diangkat lebih tinggi dari bahu, badan sedikit cenderung ke depan, juga bahu agak maju ke depan dari dua tangan.

  • Aba Aba ya

Gerakan Lari Aba-aba Yaak

Sesudah satu orang starter memberikan aba-aba, maka aktivitas seseorang pelari ialah badan diluruskan kemudian diangkat pada saat ke-2 kaki menggarahkan atau menekan keras pada start blok, dan ke-2 tangan diangkat dari tanah dengan cara serempak guna setelah itu diayunkan bergiliran. Kaki belakang menyorong lebih kuat, dorongan kaki depan sedikit demi sedikit, namun tak lama, kaki belakang diayunkan ke depan dgn serentak sebaliknya badan cenderung ke depan, lutut serta pinggang diluruskan penuh pada saat akhir dorongan.

3. Teknik Berlari

Lari jarak pendek ini mempunyai cara khusus agar efektif dipakai dalam pertandingan. Memang pada dasarnya hanya berlari begitu saja terlihat tidak seperti memakai teknik tapi lebih mengarah ke kekuatana kaki. Padahal lari itu mempunyai beberapa teknik khususnya pada jarak pendek maka dari situlah untuk mengoptimalkan lari secara cepat serta efektif dibutuhkan latihan serta teknik khusus.

Fase Topang

Fase topang bermaksud guna memperkecil kendala ketika menyentuh tanah kemudian mengoptimalkan dorongan ke depan. Fase topang terdiri dari topang depan dan topang sorong. Adapun tekniknya yaitu sebagai berikut:

  1. mendarat pada telapak kaki.
  2. lutut kaki topang bengkok mesti minimal untuk disaat amortasi.
  3.  aki ayun dipercepat, pinggang, sendi lutut dan mata kaki dari kaki topang mesti diluruskan kuat-kuat pada saat berangkat.
  4.  Paha kaki ayun naik dgn cepat ke sebuah posisi horizontal.

Fase layang

Fase layang bermaksud guna mengoptimalkan dorongan ke depan dan untuk membuat suatu penempatan kaki yg efektif diwaktu menyentuh tanah cocok buat jarak pendek. Adapun tekniknya yakni sebagai berikut:

  1. lutut kaki ayun bergerak ke depan dan ke atas.
  2. lutut kaki topang bengkok dalam fase pemulihan, ayunan tangan aktif namun rilek.
  3. Kaki topang bergerak ke belakang.

4. Metode Melintasi Garis Finish

Pelari dikatakan telah meraih garis finish dalam jarak pendek, kalau bagian-bagian tubuhnya telah dalam bagian vertikal dari sisi terdekat garis finish, cocok dgn sistem dan garis yg sudah disediakan. bidang tubuh yg dimaksud merupakan kepala, leher, tangan dan kaki.  Cara ini sangat diperlukan karena bisa saja seorang pelari jaraknya berdekatan bahkan sama sejajar. Jadi ketika menyentuh garis finish duluan dialah pemenangnya, posisi sejajar boleh tapi bagian depat tubuh kita seperti kepala serta badan harus condong kedepan agar menyentuh lebih dulu garis finish. Berikut ini beberapa metode saat melintasi finish :

  • Membusungkan dada ke depan.
  • Menyondongkan salah satu bahu ke depan.
  • Lari secepat-cepatnya hingga beberapa meter melintasi garis finish.

Trik yg sring dilakukan ialah dgn membusungkan dada ke depan bila ada beberapa pelari yg serempak melintasi garis finish, maka pelari yg bagian tubuhnya menyentuh pita terlebih dulu yakni pemenangnya.

5. Tata Tertib Aturan Perlombaan

sistem perlombaan lari jarak pendek diatur dan ditetapkan oleh induk sistem atletik global IAAF (International Amateur Atloetik Federation) atau tingkat nasional PASI asosiasi( Atletik seluruh Indonesia).

Peraturan Perlombaan

  • Garis start dan finish dalam lintasan lari untuk jarak pendek ditunjukkan dgn suatu garis selebar 5 centimeter siku-siku dgn batas pinggir dalam lintasan. jarak kompetisi mesti diukur dari pinggir garis start ke pinggir garis fnish terdekat dgn garis start.
  • Komando yg dipakai dalam turnamen lari merupakan bersedia siap dan "ya" atau suara pistol.
  • Seluruh delegasi kejuaraan lari mulai sejak berlari pada saat instruksi "ya" atau suara pistol yg ditembakkan ke udara.
  • Perwakilan yg membuat kesalahan pada disaat mulai mesti diperingatkan (maksimal 3 kali kesalahan).
  • Kejuaraan lari jarak pendek pada kompetisi akbar dilakukan empat step, adalah langkah awal, langkah ke-2, langkah tunas final kemudian langkah final.
  • Tahap awal bakal diadakan bila jumlah peserta banyak, juara I dan II tiap heat mempunyai hak maju ke level berikutnya.

Diskualifikasi atau Hal-hal yg Dianggap tak Sah
Hal-hal yg dianggap tak sah dalam Pertandingan yaitu:

  • Melakukan kekeliruan start lebih dari tiga kali.
  • Memasuki lintasan pelari lain.
  • Menghalangi pelari lain.
  • Ke luar dari lintasan.
  • Terbukti menggunakan obat perangsang.

Peserta akan di kenakan sanksi atau diskualifikasi apabila hal hal seperti itu terjadi dalam perlombaan . Pertandingan tersebut menjadi tidak sah untuk pemain yang melanggarnya. Namun kerjadian tersebut sudah sangat jarang sekali di dunia internasional.

Sarana dan peralatan

  • Lintasan. kompetisi lari untuk jarak pendek dilakukan di arena lapang yg dibuat lintasan atau ban. Lintasan atau ban turnamen banyaknya ada delapan buah. Lebar tiap-tiap lintasan berukuran 1,22 meter.
  • Peralatan. fasilitas yg dimanfaatkan dalam turnamen lari ini, contohnya sepatu spikes, start block, pancang finish, stopwatch, dan umbul-umbul start atau pistol.

Cukup sekian terimkasih banyak, mudah mudahan apa yang telah disampaikan tadi berguna informasinya khusus tentang lari jarak pendek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *