Nama Baju Adat Bali : Rincian Penjelasan Lengkap + Gambar

Nama Baju Adat Bali – Bhineka Tunggal Ika, begitulah semboyan Bangsa Indonesia dengan segala kekayaan akan suku bangsa serta budayanya. Dengan total penduduk 250 juta lebih, Indonesia memiliki berjuta kreastifitas dalam keanekaragaman budayanya. Dapat berupa lagu daerah, makanan khas daerah, bahasa daerah, rumah adat khas daerah dan juga pakaian adat daerah.

Tentu akan selalu menarik budaya tersebut untuk diulas dan dipelajari. Dengan mempelajarinya sama saja kita turut andil dalam menjaga kekayaan dan keanekaragaman budaya nusantara. Maka dalam kesempatan ini penulis akan membahas mengenai bagaimana salah satu keanekaragaman berupa nama – nama baju adat di salah satu daerah di Indonesia, nama baju khas Bali tersebut antara lain :

Ragam Nama Baju Adat Bali

Ada 8 klasifikasi nama pakaian khas bali diantaranya yaitu :

  • Kaian kamen
  • Selendang
  • Tapih
  • Sapuh
  • Pakaian Kebaya
  • Sanggul
  • Sabuk
  • Ikat Kepal

Nama Baju Adat Bali

Nah sob memang nama tersebut sudah ada yang sudah umum terdengar dari pakaian adat daerah lainya. Kita tahu bahwa indonesia itu sangat beragam sekali, misalkan kebaya jawa beda dengan kebaya bali begitupun dengan yg lainya.  Agar lebih jelas lagi sobat penulis akan bahas satu persatu nama yang sudah disebutkan tadi yaitu :.

Penjelasan Nama Baju Adat Bali

  1. Kain Kamen

Nama baju adat Bali ini pasti tampak asing terdengar, dan pasti akan muncul pertanyaan mengenai apa itu kain kamen? Disini kain kamen akan berperan sebagai pengganti celana yang di gmabarkan dengan kain yang dilengkapi dengan corak-corak artistik sebagai salah satu perlengkapan baju adat Bali. Umumnya dalam penggunaan kain kamen dalam setiap acara adat, dimensi dari kain tersebut memiliki panjang yaitu 2 meter, sedangkan untuk lebar yaitu 1 meter.

Nama Baju Adat Bali Kain Kamen

Baca Juga : Pakaian Adat Bali Pria

Cara penggunaannya juga sangat mudah dan sederhana yaitu dengan mengaitkannya dan melingkarkannya pada pinggang dari arah kiri ke arah kanan. Bila dibayangkan, kain kamen hampir mirip seperti sarung, namun perbedaannya adalah kain kamen tidak menyambung melingkar seperti sarung. Adapun simbol dari ikatan dan makna melingkarkannya dari kanan kekiri yang digunakan adalah sebagai dharma.

  1. Selendang

Untuk nama baju tradisional Bali yang satu ini adalah umum digunakan untuk para wanita di Bali. Selendanag yang dalam bahasa Bali sering disebut dengan Senteng, memiliki jenis yang bervariasi, terlebih desainer yang saat ini makin berkembang memberikan beberapa modifikasi pada selendang atau senteng. Penggunaanya, senteng biasanya digunakan oleh para wanita khususnya dikenakan pada bagian bahu.

Nama Baju Adat Bali Selendang

Dalam pemakainnya, terkandung makna yang sangat simbolik didalamnya, yaitu seorang wanita yang harus mendidik dan mengajari putranya agar kelak berbakti kepada orangtuanya dan dapat berguna bagi keluarga, nusa dan bangsa.

  1. Tapih

Tapih adalah salah satu nama baju adat Bali yang unik. Keberadaannya dapat digunakan untuk mengetahui status social dari si pemakai. Umumnya Tapih akan menggambarkan khususnya para wanita apakah dirinya masih lajang, sudah menikah atau bahkan seorang janda. Tapi digunakan di acara – acara formal dan biasanyadalam acara atau upaca adat Bali.

Nama Baju Adat Bali Tapih

  1. Saput (kampuh)

Saput atau biasa disebut dengan istilah kampuh oleh masyarakat Bali ini berupa kain yang hampir mirip dengan kamen dari segi cara penggunaannya. Caranya yaitu dengan mengikatkannya di pinggang dengan arah yang berlawanan dengan jarum jam. Yang beberda adalah dalam hal ini dengan kain kame nada pada makna yang terkandung didalamnya. Mencakup hal yang juga tak kalah positif dan baik, penggunaan sapuh dimaknai untuk menutupi aurat, bentuk dan lekuk tubuh bagi wanita ketika mengikuti acara adat.

Nama Baju Adat Bali Tapih

  1. Pakaian Kebaya

Seketika anda berpikir bahwa kebaya yang dimaksud adalah sama dengan kebaya-kebaya yang sering anda temukan di Jawa. Tentu kebaya sebagai baju adat Bali ini memiliki ciri – ciri yang berbeda dari kebaya-kebaya pada umumnya. Ciri yang dimiliki adalah pada kebaya Bali memiliki desain yang simple dan tampak terasa nyaman digunakan karena tidak terlalu banyak aksesoris yang diperlukan.

Nama Baju Adat Bali Pakaian Kebaya bali

Baca Juga : Pakaian Daerah Bali

Biasanya kebaya yang ada dan berkembang adalah kebaya dengan warna yang cerah, sehingga siapapun pemakainya akan terlihat segar. Selain itu, kebaya ini juga sering digunakan dalam acara-acara peribadatan dan diharuskan dalam keadaan yang sopan, rapi dan juga bersih.

  1. Sanggul

Sanggul ini merupakan bagian dari baju adat Bali secara khusus digunakan oleh para kaum wanita di Bali. Terfikirikan bahwa bila seorang wanita menggunakan sanggul akan tampak lebih anggun dan cantik, tak hanya itu, aura dari wanita tersebut akan terpancar dengan sangat baik. Sanggul yanag ada di Bali secara umum sama seperti yang berkembang da nada di Pulau Jawa.

Nama Baju Adat Bali sanggul

Tak hanya itu, sanggul sering disebut sebagai rambut palsu yang pemakaiannya biasanya disempurnakan dan dipadupadankan dengan pakaian tertentu dengan ornamen-ornamen pendukung yang khas dengan Bali. Walaupun demikian, tak semua dan sembarang wanita dapat dengan mudah menggunakan sanggul di Bali. Perlu ada syarat tertentu sehingga dapat menggunakannya.

Ada tiga jenis cara menata rambut yaitu pusung kepu yang digunakan oleh para wanita yang memiliki status sosial sebagai seorang janda, sedangkan untuk pusung tagel digunakan oleh wanita yang memiliki status sosial sudah menikah, dan yang terakhir yaitu pusung ganjer digunakan oleh wanita lajang.

  1. Sabuk

Baju adat Bali pria juga terdapat sabuk dan berbagai perhiasan lainnya. Sabuk yang ada di Bali adalah dimaksudkan berupa selendang kecil yang warnanya kuning yang digunakan dan bermanfaat sebagai pelengkap dan penguat kamen dan saput. Cara memakainya, sabuk diikatkan dengan simpul tali hidup dan ikatannya di posisikan di sisi kanan dari si pemakai.

Nama Baju Adat Bali Sabuk

Langkah langkah mengikatnya tersebut terkandung makna bahwasanya pria Bali diwajibkan untuk dapat  mengontrol segala baik buruknya hal yang ada dalam kehidupannya.

  1. Ikat Kepala atau Udeng

Ikat kepala ini tentu saja akan sering anda lihat dikenakan oleh para laki-laki yang ada di Bali. Seperti hal nya blangkon di Jawa Tengah, udeng kerap kali digunakan sebagai penutup kepala untuk keperluan beraktivitas sehari – hari atau juga digunakan sebagai penutup kepala dikala upacara adat. Udeng dengan bentuk yang seperti sekarang ini yaitu dengan lubang dibagain atas kepala memiliki makna dan sejarah tersendiri.

Nama Baju Adat Bali Ikat Kepala atau Udeng

Konon dahulu kala nenek moyang orang Bali juga berasa dari Jawa. Dimana di Pulau Jawa dahulu telah kenal dengan blangkon. Saat selama perjalannya menuju ke Bali, ikat tali yang digunakan da nada pada blangkon semakin tiba ke Bali ikatannya semakin lepas dan keadaannya berlubang di bagian atas. Darisitulah asal mula singkat dari udeng yang berbeda bentuknya dengan blangkon di Jawa.

Beberapa bagian dari baju adat Bali yang sudah disebutkan di atas ternyata selain menunjukkan keindahan dan karakteristiknya. Baju khas bali juga akan memberikan kesan tampan dan juga sangat ayu. Aura tersebut akan terpancar dengan sangat jelas karena dalam mengenakan pakaian adat.  Tentu saja menggunakan beberapa syarat dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada di tempat tersebut.

Selain pakaian adatnya, ada juga beberapa aksesoris yang biasanya mendukung dalam penggunaan baju adat Bali. Baik pada laki – laki dan perempuan tentunya akan berbeda, aksesoris pakaian adat untuk pria antara lain adalah subeng, destar atau sering disebut udeng, umpal, kampuh atau juga saput, gelang kana, gelang naga satu, keris, badong dan lain – lain.

Sedangkan untuk aksesoris baju adat Bali wanita meliputi pending, bunga kap, teleng tebu, bunga sandal emas, selendang, bancangan, gelang kana, petitis, badong, puspa limbo, subeng, bunga sasak emas dan juga tajug.

Ok sob cukup sekian dan terimakasih banyak telah mampir di postingan kali ini tentang Nama Baju Adat Bali.