Pakaian Adat Riau Budaya Serta Tradisi Dari Tanah Melayu

Pakaian Adat Riau Kakayaan bangsa Indonesia dapat dilihat dari keanekaragaman budaya serta tradisi pada setiap daerahnya, seperti pakaian tradisional atau pakaian adat. Pakaian tradisional selain digunakan sebagai kain penutup tubuh juga dianggap memiliki nilai sejarah. Seperti halnya di kepulauan Riau, sebagai warga Negara Indonesia kita diharapkan dapat mengenal berbagai macam pakaian adat Khas riau.

Seperti pada wilayah lain di sekitar Sumatera, kepulauan Riau juga memiliki budaya serta tradisi yang berkembang di daerah sekitar. Dua hal yang menonjol dalam keunikan budaya di kepulauan Riau yaitu pakaian serta dan musiknya. Pakaian tradisional Riau memiliki keunikan serta jenis yang berbeda karena disesuaikan dengan fungsi serta kegunaannya.

Sebelum sobat membaca lebih lanjut ada baiknya tonton nieh video menarik di bawah ini yang berkaitan banget sama pakain adat khas Riau.

Gima sob videonya? Sangat bagus bukan jadi kalian bisa mengetahui secara rinci dari pakaian adat khas Riau ini. Ok kita langsung saja bahas secara tulisan dari pembahasan yang saya angkat pada postingan kali ini.Checkidot.

Fungsi Keberadaan Pakaian Adat Riau

Berdasarkan fungsi dan keberadaannya pakaian tradisional riau dibedakan menjadi pakaian keseharian, pakaian resmi, pakaian upacara adat, upacara pernikahan, dan upacara keagamaan. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut

  1. Pakaian Adat Keseharian

Pakaian adat riau untuk kuseharian adalah busana yang biasa dikenakan untuk melaksanakan kegiatan harian, baik untuk bermain, berkebun, melaut, maupun kegiatan di rumah. Pakaian adat untuk keseharian ini ternyata dibedakan atas dasar jenjang umur sebagai berikut:

a. Pakaian anak

untuk anak laki-laki menggunakan baju monyet, lalu setelah sedikit besar diganti dengan teluk belangga atau cekak musang. Sedangkan untuk anak perempuan menggunakan baju kurung bermotif bunga-bunga satu corak.

Pakaian Adat Riau Anak

b.Pakaian Dewasa

Saat anak laki-laki sudah dan juga perempuan beranjak dewasa, pakaian yang digunakan berupa pakaian kurung cekak musang dengan dilengkapi sesamping berupa sarung perekat dan kopiah (ikat kepala). Sedangkan untuk perempuan memakai baju kurung labuh, kebaya pendek, serta busana kurung tulang belut. Coba deh kalian pasangkan di buah hati sobat pasti sangat cocok sekali.

Pakaian Adat Riau dewasa

c. Pakaian Orang Tua

Pakaian untuk orang tua, bagi laki-laki setengah baya menggunakan pakaian adat yang bernama pakaian kurung tulang belut. Sedangkan untuk wanita setengah baya menggunakan busana kurung teluk belanga, kebaya laboh, serta kebaya pendek yang biasa dipakai oleh ibu-ibu untuk ke ladang ataupun tetap di rumah.

Pakaian Adat Riau Orang Tua

  1. Pakaian untuk Upacara Pernikahan

Busana Riau yang digunakan untuk upacara pernikahan bagi laki-laki menggunakan Kurung Telak Belanga yang dilengkapi dengan sarung, destar berbentuk mahkota, sepat runcing pada bagian depan, serta keris hulu burung serindit pendek.

Sedangkan untuk wanita memiliki banyak pilihan busana, yang disesuaikan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan seperti, baju kurung teluk belanga dikenakan saat upacara malam berinai, kurung kebaya dikenakan saat upacara barandam. Untuk mempercantik tampilan biasanya pada bagian kepala dibuat semacam sanggul dengan tambahan aksesoris bunga-bunga seperti cempaka, tanjung, serta melur.

Pakaian Adat Riau pernikahan

Baca Juga ya tentang : Tarian Tradisional Jawa Barat

  1. Pakaian Adat Riau untuk Upacara Adat

Pada zaman dulu pakaian adat Riau hanya digunakan untuk upacara-upacara adat tertentu oleh kerajaan dikawasan bumi Melayu. Upacara adat tersebut seperti upacara menyambut tamu, penobatan raja, pelantikan menteri, dan lain sebagainya.

Untuk tata cara berpakaiannnya sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok seperti pakaian dalam upacara pernikahan, upacara adat, pakaian melayu untuk penganti, pakaian ulama, serta pakaian untuk upacara keagamaan.

  1. Pakaian Adat Resmi

Pakaian adat resmi merupakan pakaian adat Riau yang dikenakan pada acara pertemuan yang diadakan oleh kerajaan. Untuk laki-laki memakai kurung cekak musang yang terbuat dari kain sutra, kain satin, ataupun kain dengan kualitas tinggi yang dilengkapi dengan kopiah dan kain samping yang terbuat dari kain pilihan seperti bahan songket tenun.

Sedangkan pakaian adat resmi bagi wanita menggunakan kebaya laboh serta kurung cekak musang. Yang terbuat dari kain songket atau kain lainnya seperti kain tenun siak, tenun Indragiri, serta tenun trengganu.

Pakaian Adat Riau resmi

  1. Pakaian Untuk Upacara Keagamaan

Pakaian yang dikenakan pada upacara keagamaan di Riau, antara laki-laki dewasa dan orang tua menggunakan baju sejenis yaitu cekak musang atau kurung teluk belanga, songkok, dan samping. Walaupun demikian cara mengenakan pakaian tersebut ternyata berbeda, dibagi jadi dua macam, ada baju dagang dalam dan baju dagang luar.

Ciri Khas dan Makna dari Setiap Warna pada Pakaian Adat Riau

  1. Ciri Khas serta Makna pada Baju Adat Riau

Pakaian Melayu mempunyai arti serta fungsi tersendiri, baik dari ujung kepala hingga ujung kaki. Hal demikian dikaitkan pada norma sosial, agama, serta adat isiadat sehingga baju adat berkembang dengan arti yang beraneka ragam. Fungsi dari pakaian Melayu yaitu sebagai penutup malu, penjemput budi, dan sebagai penolak bala.

Untuk kaum laki-laki busana adat Riau memiliki ciri khas tersendiri, seperti pakaian cekak musang terdiri atas celana, kain serta songkok. Biasa dikenakan dalam acara-acara keluarga seperti kenduri. Busana gunting cina dikenakan pada keseharian di rumah, dan pakaian teluk belanga yang terdiri atas celana, samping, dan penutup kepala atau songkok.

Sedangkan bagi perempuan di Riau pakaian adatnya dibagi menjadi dua, yaitu baju kurung yang terdiri atas kain, baju serta selendang dan kebaya labuh yang terdiri atas kain, atasan serta selendang. Ditambah dengan sanggul yang terdiri atas beberapa macam seperti anggul cekak, sanggul lintang dan sanggul tegang yang ditambah dengan penutup kepala atau tudung.

Untuk nilai estetika yang tersirat dalam setiap busana tradisional Melayu Riau memiliki makna yang terkandung di dalamnya seperti nilai tradisi, untuk pakaian yang digunakan dalam upacara tradisional sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun sebab tradisi ini sudah menjadi ciri khas dan keunikan yang ada di dalam masyarakat.

Dari pakaian adat yang dikenakan oleh masyarakat Riau dapat kita pelajari mengenai tradisi masyarakat yang bersangkutan seperti pelestarian nilai budaya, dan nilai sosial.

  1. Makna dari Setiap Warna Pakaian Adat Riau

Warna pada busana adat Riau telah diwariskan turun temurun, untuk pakaiannya sendiri dominan dengan warna kuning keemasan, hijau lumut serta merah darah. Ketiga warna tersebut selalu terlihat pada jilbab rumbai Riau saat upacara pernikahan atau kebesaran budaya Melayu. Berikut merupakan makna dari setiap warna dalam pakaian tradisional Riau:

Postingan lainya tentang : Alat Musik Bali Tradisional

  1. Warna Hijau Lumut

Untuk warna hijau lumut pada baju tradisional Riau memiliki makna sebagai lambang kesuburan serta kesetiaan, taat dan patuh. Pakaian dengan warna hijau lumut sering dikenakan oleh kalangan bangsawan, Tengku, dan Wan.

Pakaian Adat Riau Makna Warna Hijau Lumut

  1. Warna Kuning Keemasan

Pakaian adat dengan warna kuning keemasan di Riau melambangkan kebesaran, kemegahan, serta otoritas. Untuk warna kuning keemasan pada zaman kerajaan Siak, Riau Lingga, Indragiri serta Palalawan adalah warna larangan yang tidak boleh digunakan sembarangan sehingga warna kuning keemasaan ini sangat tabu bagi rakyat biasa apabila mengenakannya.

Pakaian Adat Riau Makna Warna Kuning Keemasan

Mereka yang berhak memakai pakaian dengan warna kuning keemasan adalah Sultan ataupun Raja dari kerajaan-kerajaan Melayu. Sedangkan untuk selir kerajaan ataupun istri Sultan dapat memakai warna kuning keemasan ketika saat upacara kerajaan saja. Pada zaman dahulu orang yang mengenakanya sangat terbatas dan hanya keturunan kerajaan saja. Berbeda dari zaman sekarang kalian bisa mencobanya sepuas mungkin.

  1. Warna Merah Darah

Untuk warna merah darah ini melambangkan kepahlawanan serta keberanian, taat serta setia pada Raja dan rakyat. Bagi masyarakat Riau warna merah memiliki arti sebagai kecemerlangan.

Pakaian Adat Riau Makna Warna Merah Darah

  1. Warna Hitam

Warna ini melambangkan kesetiaan, ketabahan, serta tanggung jawab dan jujur. Pakaian hitam sering dikenakan oleh orang-orang hebat dalam kerajaan saat upacara kebesaran ataupun seremonial kerajaan. Bisa dilihat sob pada gambar ini Mantan presiden kita tengah mengenakan pakaian adat yang berwarna hitam, Bisa dibaratkan seorang presiden itu adalah raja, hal ini pas sekali dengan makna pakain tersebut.

Pakaian Adat Riau Makna Warna Hitam

Nah itu dia sobatku Bahasan kali ini tentang Pakaian Adat Riau.  Mohon Maaf apabila ada kekurangan informasi, jika ada kesalahan sobat bisa koreksi lalu menegurnya ke kontak web ini. Terimakasih.