Pakaian Daerah Bali

Pakaian daerah Bali yang berasal dari budaya Nusantara. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki beraneka ragam kekayaan budaya. Hal tersebut nampak pada  setiap daerah yang ada di Indonesia. Salah satu jenis keunikan daerah diantaranya yaitu pakaian daerah. Negara kita tercinta ini memang unik sekali, banyak hal perbedaan budaya daerah yang membuat kita takjub akan nusantara. Meskipun berbeda beda tapi tetap satu ituh Bhineka tunggal ika ikonik lambang negara dan Slogan.

Pakaian daerah ini menjadi salah satu cerminan atau simbol yang khas dari setiap daerah yang ada di Indonesia. Indonesia Bali merupakan salah satu daerah yang memiliki pakaian adat. Mengenai pakaian daerah Bali bisa dilihat pada artikel berikut ini.

Nama Pakaian Daerah Bali untuk Wanita

Bali atau yang dikenal dengan nama pulau dewata merupakan salah satu daerah yang kaya akan aneka ragaman budaya. Selain itu, panorama alam serta objek wisatanya juga mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan. Menghitung wisatawan asing maupun wisatawan domestik.

Berkunjung ke Bali akan lebih lengkap manakala Anda mengenal pakaian khas Bali. Berikut daftar pakaian adat Bali yang perlu Anda ketahui.

  1. Kain Kamen

Pasti Anda akan bertanya-tanya seperti apa sih kain Kamen tersebut? Anda akan menjumpai bahwa Kamen merupakan pengganti celana yang dilengkapi dengan beragam corak-corak sebagai perlengkapan dari pakaian adat Bali itu sendiri.

Kamen memiliki ukuran panjang sekitar 2 meter, untuk lebarnya yaitu sekitar 1 meter. Cara menggunakannya juga cukup mudah serta sederhana. Di mana Anda hanya mengaitkannya dan melingkar tanya di bagian pinggang dari arah kiri hingga ke arah kanan. Simbol yang digunakan yaitu merupakan simbol Dharma.

kain kamen Pakian Daerah Bali

  1. Kebaya Bali

Sama halnya dengan pakaian adat dari Jawa Barat, ternyata perempuan di Bali juga menggunakan kebaya sebagai elemen penting ketika berbusana. Adapun kebaya tradisional yang biasanya digunakan oleh perempuan Bali kini hadir dengan corak serta motif yang cukup sederhana.

Kebaya dari Bali biasanya memiliki perpaduan corak atau motif dan warna yang cerah dan segar. Perpaduan tersebut maka perempuan akan terlihat anggun serta cantik.

Kebaya Pakain Daerah Bali

  1. Sanggul Bali

Kepala merupakan salah satu bagian tubuh yang lebih ditonjolkan terutama untuk kaum wanita. Menghias kepala bisa dilakukan dengan beragam cara salah satunya dengan menggunakan sanggul. Yang mana ketika menggunakan sanggul ini tentu akan menambah sifat Anggun dan wanita yang menggunakannya.

Sanggul pada pakaian khas Balimemiliki beberapa jenis yang berbeda. Di dalamnya terdapat tiga jenis sanggul yang dibedakan berdasarkan bentuknya. Di antara sanggul tersebut diantaranya pusung, gonjer, serta pusung kekupu.  Selain memiliki bentuk yang berbeda, ternyata ketiga sama tersebut juga memiliki ciri serta perbedaannya.

Sanggul Pakain Daerah Bali

  1. Sabuk prada

Dibagian pinggang juga biasanya di ikatkan sebuah sabuk yang bernama sabuk prada. Sabuk tersebut digunakan untuk menahan Kamen yang digunakan supaya tidak melorot. Selain untuk fungsi tersebut, ternyata tampilan wanita yang menggunakan sabu ini juga sedikit lebih Anggun dan berseri.

Adapun filosofi dari penggunaan sabuk pada pakaian adat Bali untuk wanita yaitu sebagai gambaran untuk melindungi diri terlebih pada bagian rahim yang merupakan anugerah dari Tuhan. Dengan cara tersebut, maka akan mengendalikan diri serta mencegah perbuatan yang buruk. Selain menggunakan aneka ragam pakaian yang disebutkan di atas ternyata para wanita atau penari Bali juga sering menggunakan ornamen lain yang digunakan sebagai hiasan. Adapun salah satu ornamen yang paling sering dijumpai yaitu bunga kecil yang kerap diselipkan pada sela-sela daun telinga serta kulit kepala.

sabuk prada Pakian Daerah Bali

  1. Selendang

Di bagian bahu wanita sebagai aksesoris tambahan maka dikenakan ornamen yang diberi nama selendang. Cara pemakaiannya yaitu dengan diselempangkan pada bagian bahu sama lah dengan memakai selendang lainya juga. Yang membadakanya mungkin adalah motif dan design selendang itu. Pokoknya kamu para ladies jiga menggunakanya akan menambah peson kecantikan mu dan Auramu akan lebih tampak berwibawa.

Selendang Pakain Daerah Bali

Pakaian adat Baliuntuk Pria

  1. Udeng

Pakaian daerah Bali satu ini memiliki bahan pembentuk sendiri yaitu dari kain yang dijahit dan dibentuk sebagai penutup kepala khas tradisional pulau dewata. Kerap digunakan oleh para pria dalam melakukan ritual ibadah di Candi. Akan tetapi sering juga ditemukan di luar kegiatan ibadah. Akan tetapi tentu kedua fungsi penggunaannya berbeda juga biasanya digunakan jenis udeng yang berbeda.

Artinya, manakala untuk kegiatan upacara keagamaan biasanya menggunakan warna putih polos. Berbeda ketika digunakan untuk aktivitas sehari-hari, akan menggunakan motif batik atau corak lainnya khas Bali. Jikamelihat dari sisi bentuknya yang unik, penutup kepala khas Bali ini juga memiliki filosofi pemakaian.

udeng Pakian Daerah Bali

  1. Baju Safari

Di dalam pakaian daerah bali sendiri, biasanya untuk pria yaitu menggunakan baju yang bernama baju safari. Baju safari ini merupakan sejenis kemeja tertutup dengan kancing serta kerah. Kebanyakan baju yang digunakan yaitu memiliki warna putih. Seperti tidak ada nama khusus untuk jenis pakaian adat balisatu ini.

Baju Safari Pakain Daerah Bali

  1. Saput

Pakaian dari Balisatu ini memiliki jenis kain bercorak yang biasanya digunakan pada bagian lapisan atas Kamen. Cara menggunakannya yaitu dengan mengikatkan pada sekitar bagian pinggang kemudian diputar dari kanan ke kiri. Jenis pakaian satu ini juga kerap digunakan di dalam upacara keagamaan atau pernikahan.

Saput Pakain Daerah Bali

  1. Saput Poleng

Jenis pakaian yang satu ini bisa dikatakan berbeda serta terpisah dari nama-nama pakaian daerah Bali untuk pria yang sudah disebutkan di atas. Jika diperhatikan, di seluruh Bali Anda akan bisa melihat kain kotak-kotak hitam serta putih yang diletakkan di atas pohon patung, digunakan oleh orang-orang dalam upacara keagamaan. Kain ini ternyata memiliki nama Saput Poleng dalam bahasa daerah serta dianggap agak sakral.

Dalam arti harfiahnya, kain ini memiliki arti Selimut atau kain serta pola yang memiliki arti dua warna. Akan tetapi kalau orang Bali mengatakan dapat pula mereka tidak mengacu untuk kain dengan dua warna. Hal ini dikarenakan kotak-kotak hitam serta putih tersebut memiliki makna spiritual khusus serta hanya bisa digunakan pada lokasi tertentu. Dan itu juga hanya bisa digunakan oleh orang-orang tertentu di dalam peristiwa tertentu.

Saput Poleng Pakain Daerah Bali

Filosofi Saput Poleng

Pakain Daerah Bali Menurut tradisi serta falsafah Hindu yang ada di Bali ternyata dikenal tiga jenis Saput Poleng, yaitu saput Poleng rawa bhineda  saput Poleng sudamala serta Saput Poleng tridatu. Saput Poleng rawa bhineda memiliki warna putih serta hitam. Warna gelap atau hitam dan Terang merupakan salah satu cerminan dari dharma serta adharma. Kemudian

untuk saput poleng sudamala memiliki warna putih, abu-abu serta hitam. Abu merupakan peralihan dari warna hitam serta putih yang mengantarai keduanya. Artinya menyelaraskan simfoni dharma dan adharma.

Karakteristik pakaian daerah Bali

Banyak sekali variasi dari pakaian adat Bali yang ada dengan bentuk serta corak yang hampir sama antara satu jenis pakaian dengan jenis pakaian yang lainnya. Sehingga tidak salah manakala di awal anda akan kesulitan untuk menemukan perbedaannya. Selain itu,setiap pakai adat yang berada dari daerah-daerah yang ada di Bali juga memiliki karakteristik serta ciri khas yang sangat simbolik.

Jangan lupa Soba Baca Juga Postingan Lainya Tentang :

Pakaian adat Bali ini biasanya dibedakan sesuai dengan jenis kelamin, kedudukan ekonomi, kedudukan sosial, cara belajar pembagian dari pakaian adat tersebut. Yaitu ditandai dengan ornamen serta penyampaiannya berbeda-beda. Kemudian Apakah setiap pakaian daerah Bali dibedakan berdasarkan penggunaannya? Jawabannya iya. Terimakasih Cukup Sekian Pembahasan kali ini.